7 Penyebab Bom Bunuh diri Sarinah Thamrin yang gak di beritakan media

Selamat Siang sahabat sahabatku dimanapun anda berada, sedih jika mendengar tragedi bom bunuh diri thamrin yang terjadi pada tanggal 14 januari 2016 kemarin, padahal baru 15 hari mengawali di tahun 2016 ini, entah apa motif dibalik terjadinya pengeboman tersebut, apakah teroris atau sekedar cari sensasi seperti munculnya abdul naim, namun apapun alasannya, tetap saja bom bunuh diri, apapun tidak ada agama manapun yang mengajarkan untuk kerusakan dimuka bumi, namun mungkin bagi orang orang yang galau dan merindukan pengantin di akhirat ( kata mereka) akan menjadi sebuah sorotan penting dalam pembahasan ini, terlepas dari perdebatan bahwa si bomber akan masuk syurga atau neraka saya tak akan bahas disini namun apapun alasanya apapun motifnya bom bunuh diri adalah salah, sangat sangat salah, tidak ada kebenaran dalam kejadian ini. Maka dari itu lukman membuat sebuah artikel yang tidak semestinya dengan tag baru yaitu #PrayForJkt, yang merupakan serial liputan khusus dari pada admin dan para contributor berita di blog saya, yuk langsung ke TKP aja ya gan

Indonesia tidak henti-hentinya diresahkan oleh isu mengenai terorisme yang kian meluas di masyarakat. Terlebih setelah tragedi “bom bunuh diri” yang baru saja menimpa Sarinah Thamrin Jakarta yang baru terjadi satu hari lalu

Sahabat Pria idaman ironi memang, mengingat kejadian tersebut justru ada di saat masyarakat Indonesia menyambuh tahun yang baru di 2016 sebelumnya bahwa perayaan hari besar islam yang hampir berbarengan dengan perayaan natal kaum nasrani, sungguh jika sahabat pria idaman pahami inilah sebuah pesta, petasan yang begitu besar telah dinyalakan bagi bangsa Indonesia, selain itu toleransi yang tinggi antar sesama umat beragama menjadi sangatlah penting, karena jika kerukunan antar umat beragama tidak baik, maka hal hal seperti kejadian di tolikara akan terjadi kembali, seperti pada tahun tahun 2000 silam yang sangat rapuh dari segi toleransi dan disintegrasi dan gerakan sparatis akan meraja lela kembali, beruntunglah pada saat itu Seorang Pemimpin kita yaitu gusdur dapat mengamankan dan menyelesaikam masalah yang pelik tersebut, yang dapat mewujudkan bahwa inilah Indonesia dengan segala perbedaan suku, adat dan budayanya, walau hanya memimpin sebentar, namun jasa beliau sebagai bapak pluraris dapat diterima seluruh pihak, salah satunya ahok, yang notabene non muslim namun dia hadir dalam haol gusdur pada saat itu. Sungguh saya sangat merindukan pemimpin seperti beliau.

Sahabat Pria idaman dimanapun anda berada belum diketahui pasti apa motif dari setiap tindakan yang mereka ambil, tetapi jelas bahwa kata perikemanusiaan sudah tidak ada dalam hati para eksekutor yang melakukan perbuatan bom bunuh diri seperti apa yang terjadi di sarinah thamrin yang cukup menghebohkan netizen diseluruh dunia, sampai beberapa web penyedia berita servernya down karena trafik yang begitu besar yang mengunjungi website mereka.

Sahabat Pria idaman dengan seiring proses penyelidikan yang terus berlanjut, maka di kemudian hari muncullah sebuah hipotesis bahwa para pelaku “bom bunuh diri” yang terjadi di thamrin atau atau yang sering disebut “calon pengantin syurga” pada nyatanya hanyalah seorang eksekutor yang sebelumnya telah di cuci otak oleh seorang mastermind, dalam kasus ini masih penuh pro dan kontra siapa yang bertanggung jawab menjadi mastermind perlakuan bom bunuh diri di sarinah thamrin kemarin,
Sahabat Pria Idama Terlepas dari kebenaran hipotesis ini, saya akan mencoba mengupas masalah cuci otak (brainwash) mulai dari sejarah hingga tekniknya apabila ditinjau dari sudut para medis.

1. Definisi cuci otak (brainwash)

Cuci otak (brainwash) adalah suatu proses pendoktrinan secara intensif yang memaksa seseorang untuk meninggalkan keyakinannya untuk suatu keyakinan lain yang baru. Untuk tujuan dari cuci otak ini umumnya terkait masalah militer, politik, dan religius melalui proses yang cukup panjang dengan memberikan tekanan-tekanan untuk meruntuhkan pertahanan fisis dan mental seseorang gan, mungkin agan juga dulu pernah ikutan pusdiklatsan paskibraka, atau pusdiklatsar TNI dan Polri ya mirip mirip seperti itu gan,

Sahabat Pria Idaman pahamilah bahwa terdapat berbagai macam teknik untuk melakukan cuci otak, yang umumnya dilakukan saat subyek terisolasi dari kehidupan sosialnya, dengan menerapkan konsep penghargaan dan hukuman atas setiap tindakan yang dilakukan atau tidak dilakukan. Apabila subyek menolak untuk bekerjasama, ia akan menerima hukuman baik secara fisis maupun psikis, termasuk memutus kontak sosial, makan, tidur, hingga siksaan fisik yang menyakitkan gan.

2. Sejarah cuci otak (brainwash).

Sahabat Pria idaman ketahuilah bahwa Proses cuci otak sebenarnya sudah dikenal pertama kali pada tahun 1950 saat perang antara Korea Utara dan Korea Selatan berlangsung. Pada saat itu Republik Rakyat Cina (RRC) ikut berperang membela Korea Utara, dengan Amerika Serikat dan PBB di pihak Korea Selatan.

Brainwash atau cuci otak juga gan merupakan istilah yang digunakan di Amerika Serikat untuk menjelaskan fenomena banyaknya tentara Amerika Serikat yang berubah pihak membela Korea Utara setelah menjadi tahanan mereka. Dan semenjak itu, Central Intelligence Agency (CIA) dan Departemen Pertahanan Amerika Serikat terus mengadakan penelitian untuk mengembangkan teknik cuci otak ini gan.

Selain itu juga gan dalam teknik cuci otak juga banyak digunakan saat perang dunia I dan II untuk membangun semangat para prajurit sejak mereka masih remaja, yang terutama diterapkan kepada para prajurit NAZI.

Perlu sahabat pria idaman ketahui bahwa tujuan dari cuci otak tersebut adalah untuk membentuk mental prajurit yang tahan banting dan setia terhadap keyakinan para pemimpin atau partai yang mereka anut.

Dan di jaman yang cukup modern banyak isu yang beredar bahwa teknik cuci otak juga telah disalah gunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab untuk membangun suatu aliran agama baru atau membuat propaganda terhadap suatu keyakinan tertentu, termasuk dalam kasus peledakan bom bunuh diri di sarinah thamrin kemarin, dan motif “bom bunuh diri yang dilakukan oleh para “calon pengantin syurga”. Padahal hal tersebut adalah suatu hal yang kebenarannya masih dipertanyakan dan hangat dibicarakan di berbagai lapisan masyarakat.
3. Metode cuci otak (brainwash)

Perlu Sahabat Pria idaman Ketahui bahwa terdapat berbagai macam cara untuk melakukan cuci otak, mulai dari persuasi secara vokal (sugesti), visual, bantuan obat-obatan, hingga siksaan baik secara fisis maupun psikis.

Prinsipnya adalah dengan melakukan metoda tersebut sambil memasukkan suatu program atau ide tertentu ke dalam pikiran seseorang secara berkepanjangan hingga memasuki alam bawah sadarnya. Ketika sebuah nilai telah tertanam cukup kuat di alam bawah sadar seseorang, maka semakin lama nilai itu akan semakin kuat, berakar, dan permanen. Inilah yang kemudian disebut sebagai hasil dari cuci otak, dan merupakan tujuan utama dilakukannya hal tersebut. Gitu gan, ini merupakan cara yang paling halus yaitu dengan persuasi secara vokal atau visual untuk memasukkan sugesti.
Hal ini dapat dilakukan dengan cara hipnosis, testimoni, hingga teknik persuasi dalam sebuah pidato atau presentasi.

4. Hipnosis

Sahabat Pria idaman perlu agan ketahui bahwa hipnosis merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan untuk memasukkan sugesti ke dalam pikiran seseorang. Dengan hipnosis, akses ke alam bawah sadar akan terbuka sehingga memudahkan seseorang untuk menerima sugesti yang diberikan.

Hipnosis sendiri pada awalnya digunakan sebagai salah satu metoda pengobatan di Mesir dan Yunani, kemudian menyebar ke wilayah Eropa. Seorang dokter Austria bernama Sigmund Freud menggunakan hipnosis untuk mengatasi masalah mental para prajurit saat perang dunia I dan II. Kini, teknik hipnosis juga telah digunakan sebagai salah satu pengobatan komplementer untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan. Selain itu pendekatan lain untuk cuci otak adalah dengan menerapkan teknik testimoni dan persuasi dalam sebuah pidato atau presentasi. Gitu gan, malah sekarang sudah diberlakukan di bidang pendidikan di sekolah, atau yang disebut pengajaran menggunakan metode hypnosis.

5. Testimoni
Perlu Sahabat Pria idaman ketahui bahwa teknik ini biasanya dilakukan oleh grup-grup tertentu semisal grup penyembuhan ketergantungan narkoba, alkohol,atau trauma. Tujuannya adalah untuk membentuk spirit komunitas yang pada akhirnya dapat mendorong individu yang ikut di dalamnya. Seorang peserta berdiri satu demi satu dan menceritakan kisah mereka mulai dari saat masih kecanduan hingga sembuh. Sugesti umumnya diberikan dengan menyebut kalimat “saya dulu pemabuk berat dan sekarang berhenti” atau “saya dulu terkena kanker dan sekarang sembuh” secara repetitif dari setiap peserta sebelum atau setelah bercerita. Keadaan ini dapat memberikan manipulasi psikologis pada semua peserta. Setelah sejumlah cerita mengalir dan didengar,dalam diri anggota grup tersebut akan muncul keyakinan bahwa dirinya bisa sembuh dan mengentikan kebiasaan-kebiasaan yang buruk. Dengan demikian ruangan akan dipenuhi dengan rasa bersalah, rasa takut hingga harapan dan semangat untuk berubah.

6. Persuasi dalam sebuah pidato atau presentasi

Sahabat Pria idaman apakah agan semua Pernah merasa bersemangat atau memiliki sebuah pola pikir baru setelah Anda mengikuti sebuah seminar atau pelatihan? Ataukah Anda pernah merasa sangat tertarik terhadap sebuah produk multilevel marketing (MLM) yang sedang dipresentasikan padahal Anda baru saja membeli produk yang sejenis? Apabila jawabannya adalah iya, berarti tanpa disadari Anda pernah menjadi subyek cuci otak.

perlu agan ketahui bahwa metode ini sebenarnya tidak dapat benar-benar dikatakan sebagai cuci otak, tetapi lebih kepada manipulasi pikiran seseorang dengan sugesti. Bagian otak kiri manusia mengolah bagian rasio dan analisis, sedangkan otak kanan mengolah sisi kreatif dan imajinasi. Inti dari metode ini adalah bagaimana cara menyibukan otak kiri sehingga otak kanan dapat diakses untuk menanamkan suatu pola pikir tanpa harus melalui proses analisis terlebih dahulu.

apapun alasan dalam menjawab teori ini namun perlu agan ketahui apabila diterapkan terus-menerus secara periodik, teknik ini juga dapat memasukkan ide-ide dalam pikiran bawah sadar seseorang hingga menjadi suatu nilai yang berakar dan permanen (cuci otak).

7. Penerapan teknik penghargaan dan hukuman

Perklu sahabat pria idaman ketahui bahwa teknik ini merupakan teknik pertama yang dilakukan saat perang Korea pada tahun 1950. Prinsipnya adalah dengan mengisolasikan subyek cuci otak dari kehidupan sosialnya. Subyek akan diperlakukan sesuai tindakan yang dilakukan atau tidak dilakukannya. Apabila subyek menolak untuk bekerjasama, ia akan menerima hukuman baik secara fisis maupun psikis, termasuk memutus kontak sosial, makan, tidur, hingga siksaan fisik. Namun apabila subyek bersedia untuk bekerjasama, maka ia akan menerima sebuah penghargaan dalam berbagai bentuk. Bentuk yang paling sering dari penerapan teknik ini adalah outbond, pelatihan militer, dan penggemblengan murid atau mahasiswa baru saat masa orientasi.

lalu yang jadi pertanyaan agan semua apa benar terdapat korelasi antara terorisme dan cuci otak?

Sahabat Pria idaman semua pada saat ini, terdapat banyak dugaan bahwa cuci otak merupakan salah satu alasan yang kuat di balik kenekatan sikap para “pengantin bom bunuh diri” yang telah meneror Indonesia selama beberapa waktu terakhir.

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, bahwa cuci otak umumnya dilakukan untuk tujuan militer, politik, dan religius. Ketika dianalogikan dengan pemberitaan yang ada, memang terdapat kemungkinan adanya korelasi antara terorisme dan cuci otak ini. Dengan dalih outbond dan ceramah agama yang dilakukan secara periodik, si otak yang disebut mastermind dapat mendoktrin para pengikutnya untuk meruntuhkan apa yang mereka yakini untuk sebuah keyakinan baru.
Namun perlu agan ketahui juga bahwa cuci otak bukanlah sesuatu yang dapat dilakukan begitu saja, perlu waktu yang cukup lama untuk menanamkan ide-ide baru dalam pikirian bawah sadar seseorang sehingga kegiatan ini umumnya dilakukan terus-menerus secara periodik di sebuah area yang terpencil untuk memutus kontak sosial. Selain itu, hipnosis juga dapat dilakukan untuk memudahkan proses penerimaan sugesti.

apapun pendapat anda, saya serahkan pada pembaca saya tidak memaksa sahabat semua harus setuju dengan analisa saya. Karena yang membaca adalah agan semua dan pilihan tetap ada di tangan Agan namun yang terpenting adalah agan semuanya tidak boleh membiarkan siapapun memecah-belah bangsa Indonesia, tidak juga teroris. Tidak perduli banyaknya budaya dan agama yang kita miliki, kita harus semakin kuat dan bekerjasama untuk melawan musuh bangsa ini dan propaganda yang dilakukan oleh para teroris

Mungkin itu saja yang saya bahas dalam artikel kali ini, nantikan artikel dan postingan yang lain yang akan saya share kepada agan semua.

Semoga agan semua dapat mendapatkan manfaat dari apa yang saya share pada agan semua,

Salam Cinta dan Romansa
Lukman

Budi Media Network
Hxxp://lukmanfiles.wordpress.com since 2005
Hxxp://lukmanfiles.16mb.com since 2015
Hxxp://lukmanfiless.blogspot,com since 2016

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s