Belajar Dasar Cinta Yuk!!!

Selamat Pagi, apa kabar hari ini semuga hari sahabat semuanya selalu sehat, seperti biasa lukman mau posting lagi masih seputar dunia cinta dan romansa, seperti biasa saya mau ucapkan terima kasih untuk para pengunjung yang sudah hadir meramaikan  blog saya, yuk tanpa basa basi langsung ke pokok postingan ya cekidot gan 🙂

Sahabat semuanya banyak orang termasuk sahabat sahabat terdekatnya hampir tidak pernah henti hentinya curhat terhada kekasih hatinya, ada yang merasa cemas, ada yang bahagia, ada yang happy ketika semdirian   tapi walau demikian dengan banyaknya pertanyaan pertanyaan seputar cinta, maka rasanya saya perlu untuk membahas mengenai hal ini lagi. Jadi untuk kali ini, saya akan sedikit membahas tentang cinta. Satu kata yang didambakan oleh semua orang di dunia ini. bener gak ?

Sahabat semuanya pahamilah bahwa Kebanyakan orang memiliki pendapat bahwa cinta itu sesuatu yang alami dan tidak bisa dipelajari. Ini adalah sebuah prinsip kuno dan ketinggalan zaman. Memang betul, perasaan dan emosi yang timbul ketika tertarik  dengan seorang cewek  adalah sebuah proses yang alamiah, tapi tahukan agan semua proses itupun sudah bisa dijelaskan secara ilmiah. ya secara ilmiah gan 🙂

Sekedar tertarik saja itu masih kurang ! Hanya karena agana merasa deg-degan ketika melihat wanita yang menjadi orientasi agan semua, bukan berarti proses untuk mendapatkannya si cewek akan terjadi begitu saja. Agar bisa membuatnya jatuh cinta dan menjadi kekasih Agan, jelas  agan membutuhkan keahlian yang spesifik! Untuk memulai dan menjalin hubungan cinta sama kekasih agan,  diperlukan bukan hanya perasaan saja, tapi juga mencakup begitu banyak hal: penampilan, komunikasi, bahasa tubuh, psikologi, pergaulan sosial, dan sebagainya yang jarang orang perhaikan hal hal  tersebut jelas merupakan skill yang bisa agan dipelajari, bahkan beberapa bidang, seperti psikologi, bisa dipelajari secara akademis. Jadi, apakah cinta bisa dipelajari? Ya harus donk gan, belajar cinta, perlu agar gak salah mendefinisikan cinta itu sendiri!

oleh karena itu, banyak yang udah diberikan kelebihan baik dari segi harta, wajah yang cakep, badan yang sexy, tetapi masih saja singel atau jomblo, aneh kan padahal dari segi apapun mereka udah siap kenapa ini bisa terjadi itu karena  akibat pola pikir cinta itu alami dan terjadi begitu saja’ yang menyebabkan banyak sekali agan agan  yang terjebak dalam permasalahan cinta dan hubungan yang pelik tanpa mengerti cara menemukan solusinya. Hal ini bisa agan ukur sendiri secara sederhana dari data statistik perceraian saja yang makin tinggi setiap tahunnya. Begitu banyak orang mengalami penderitaan dan kekecewaan, semuanya atas nama cinta. nah berarti dari sekian banyak cinta pasti ada yang salah, bener gak gan, nah maka dari itu lukman saranin untuk belajar cinta, atau kursus di blog ini, apa alasannya harus belajar cinta ? alasannya adalah karena itu, MEMPELAJARI cinta dan semua aspeknya dengan baik sangat KRUSIAL untuk menciptakan hubungan cinta yang lebih sehat, ideal, dan menyenangkan bagi kedua belah pihak yang terlibat di dalamnya. arti lebih luasnya mengurangi terjadinya perceraian di negeri ini yang sangat memprihatinkan.

Antara Cinta dan Romansa

Untuk memudahkan penjelasan, mari kita mendefinisikan cinta dan romansa secara sederhana dulu gan . Cinta adalah PERASAAN yang timbul di hati, sebuah proses psikologis yang melibatkan emosi pribadi, sifatnya personal dan tidak melibatkan orang lain. Kata kucinya adalah: PERASAAN DAN EMOSI PRIBADI. Sedangkan romansa adalah PROSES interaksi sosial antara dua insan yang saling tertarik satu sama lain gan. Baik ketika masih PDKT, ataupun ketika sudah menjadi sepasang kekasih gan. lalu apa kata kuncinya adalah: INTERAKSI SOSIAL. Tidak ada interaksi, maka TIDAK BISA disebut romansa. coba agan bayangin deh kalau agan ngeliatin wanita dari jauh sambil ngarep, itu BUKAN romansa, apalagi cinta. adajuga fans 🙂 ngapain juga kita terpesona cuman jadi fans, kalau berani embat aja dan aja kenalan gan 🙂 nah gan dari definisi sederhana di atas, kita bisa melihat bahwa cinta tidak harus ada dalam sebuah hubungan romansa. Lukman pernah menjelaskan tentang hal ini dengan cukup jelas pada postingan lukman sebelumnya biar faham apa yang saya maksud gan, kalau belum ngerti balik lagi baca lagi dan pelajari lagi gan

Jadi Apa Itu Cinta?

Bayangkan sama agan skenario berikut ini: Agan sangat menyukai motor balap dan bermimpi untuk membelinya suatu saat. Jadi Agan mulai menabung, bahkan sampai sering lembur larut malam demi mendapatkan penghasilan lebih. Setelah tabungan agan cukup lama menabung akhirnya agan bisa membeli motor balap yang agan idam-idamkan tersebut,

Bayangkan perasaan sahabat lukman semua  ketika mengendarai motor tersebut pulang ke rumah, bahagia bukan main! Agan merawat motor tersebut dengan sangat baik, mencucinya dengan hati-hati, rutin ke bengkel, tidak mengijinkan siapapun untuk mengendarainya, dan agan sangat marah dan emosi bila motor tersebut lecet atau menabrak sesuatu. agan MENCINTAI motor agan

Satu hal yang harus agan sadari, Agan TIDAK MUNGKIN mencintai motor agan sedemikian rupa apabilaagan masih BELUM memilikinya. Anda mencintai motor tersebut karena Anda telah menginvestasikan begitu banyak hal: waktu, tenaga, dan uang. Semua investasi tersebut hanya bisa dilakukan setelah Agan membeli dan MEMILIKI motor itu. Agan TIDAK MUNGKIN mencintai dan merawat motor yang masih berada di showroom! (haha bisa digebukin satpam 🙂 ) Kalau Sahabat lukman semua cuma hanya bisa melihat dari balik etalase dan berkhayal untuk memiliki motor tersebut, itu bukan cinta. Itu NGAREP! ingat ini gan itu bukan cinta tapi NGAREP!!!

Coba agan ganti skenario motor balap ini dengan wanita. Prinsipnya sama saja. Semakin besar investasi Anda pada suatu hal, semakin Anda mencintai hal tersebut.

Mungkin Agan protes, “Kok orang disamakan dengan motor?” Baik itu orang, motor, atau apapun, proses psikologis yang terjadi adalah sama. contoh lagi gan misalkan agan lagi ngidam makan es krim Magnum atau agan ngebet pemgen pacaran dengan seorang cewek, apa yang terjadi, yang terjadi adalah proses yang terjadi di otak agan sendiri  SAMA! Keinginan ya keinginan, apapun obyeknya. Begitupula dengan cinta gan

Cinta Adalah Hasil, Bukan Penyebab

Agan sekarang lagi mencintai cewek yang SUDAH menjadi kekasih Agan, bukan karena Agan mencintai dirinya lalu menjadikannya kekasih Agan. Dalam tahap PDKT, proses yang terjadi hanyalah ketertarikan fisik dan interaksi sosial. Sama sekali tidak ada unsur cinta di dalamnya, karena dia belum jadi milik Anda. Ketika Anda dan dia sudah SALING MEMILIKI dalam sebuah hubungan yang serius, akan ada banyak investasi yang Anda berikan untuk hubungan tersebut. Investasi waktu, tenaga, perasaan, emosi, dan uang. Di situlah cinta TUMBUH.

Kalimat ‘cinta tidak harus memiliki’ itu sebuah penghiburan diri belaka bagi orang-orang yang ngarep dan hanya mampu berharap untuk memiliki. Bukan berarti cinta itu HARUS memiliki, tapi cinta ada KARENA memiliki.

Mungkin sahabat semua bertanya, “Lalu bagaimana dengan yang putus cinta? Apakah masih ada cinta di antara mereka?” Ya, masih. Karena mereka pernah saling memiliki. Setidaknya, ketika putus cinta, Anda masih memiliki KENANGAN akan cinta. Malah biasanya, orang yang mengalami putus cinta sebenarnya MENCINTAI KENANGAN tersebut, bukan sang mantan keren kan gan 🙂

dan yang terpenting bagi Agan untuk menyadari bahwa Agan hanya bisa mencintai sesuatu yang SUDAH ANDA MILIKI. Dalam konteks romansa, jelas maksudnya adalah Anda dan dia sudah menjadi sepasang kekasih dan MEMILIKI hubungan. Anda tidak perlu membuang-buang terlalu banyak investasi waktu, tenaga, emosi, dan uang untuk seorang wanita yang masih berstatus gebetan gan cape gan,

Agan tidak usah mengatakan cinta pada wanita yang masih gebetan dan belum menjadi kekasih Agan. Karena itu akan sangat membebani agan dan si cewek gan. Silakan bicara cinta kalau Agan sudah jadian. Bila hubungan agan  itu ibarat pohon, maka cowok adalah matahari yang menyinari dan wanita adalah air yang menyirami, dan cinta adalah buah manis yang dihasilkan pohon tersebut. cieeeeeeee romantis banget 🙂 ehm ehm seneng dah hehehe 🙂

Tiga Jenis Romansa

Tidak banyak orang yang menyadari bahwa sebenarnya ada tiga jenis fase dalam romansa. Setiap fase memiliki aturan, pola, dan cara berinteraksi yang berbeda nah untuk lebih jelasnya yuk kita bahas satu satu:

  • PRE-RELATIONSHIP: Fase pendekatan (PDKT). Di fase ini unsur cinta sama sekali tidak memegang peranan karena hubungan antara kedua pihak masih belum terbentuk jelas. Pada fase ini yang ada hanyalah daya tarik fisik, komunikasi sosial, dan saling menjajaki kemungkinan. Terlalu cepat kalau Agan berbicara soal cinta di fase ini, karena segala sesuatunya masih belum pasti. Dengan membawa cinta ke dalam fase ini, Anda mengambil resiko yang cukup besar. Analogi bisnisnya, PDKT adalah masa promosi untuk menarik pembeli. Bisa deal, bisa tidak. gitu gan.
  • IN-RELATIONSHIP: Fase hubungan serius/pacaran. Pada fase ini unsur cinta memegang peranan penting. Cara Anda berinteraksi dengan kekasih Agan pun akan berbeda dibanding fase PDKT. Ini adalah fase saling mengenal kepribadian masing-masing secara mendalam, terlebih lagi ditambah dengan konflik-konflik yang akan muncul gan. Silakan berbicara mengenai cinta, pengorbanan, ketulusan, dan sebagainya, kalau agan sudah berada di dalam fase ini. Analogi bisnisnya, setelah menjadi pembeli maka baru Anda memberikan pelayanan yang maksimal bagi kostumer Anda.
  • POST-RELATIONSHIP: Fase putus cinta. Bagi Sahabat Lukman yang sudah pernah mengalami fase ini pasti mengerti, bahwa setelah putus cinta masih akan ada begitu banyak konflik yang muncul. Konflik dengan diri sendiri maupun konflik dengan mantan kekasih Anda. Fase ini berfokus pada mengendalikan diri, emosi dan meminimalisir konsekuensi kerusakan yang mungkin terjadi dalam hidup Agan serta mempersiapkan diri untuk mendapatkan cinta kembali dengan kekasih baru. Analogi bisnisnya, bila kostumer Anda tidak lagi berminat membeli produk Anda, maka harus dilakukan evaluasi agar jangan sampai hal tersebut terulang lagi di masa depan. keren gak tuh hehehe 🙂

Rahasia Romansa

Banyak orang mengalami kegagalan dan kekecewaan karena TIDAK MENYADARI adanya ketiga fase di atas gan. Ini mengakibatkan agan melakukan hal-hal yang sebenarnya baik, tapi tidak sesuai pada TEMPAT dan WAKTUNYA, membuat strategi Anda jadi meleset dan tidak efektif. ada sedikit contoh gan yuk disimak

Contoh: kebanyakan pria biasa menghabiskan banyak uang dan waktu untuk PDKT, padahal dalam tahap pre-relationship sang wanita belum layak untuk menerima segitu banyak investasi dari Anda. Nanti kalau dia sudah menjadi kekasih Anda, maka silakan memanjakannya sesuka Anda, karena toh dia sudah jadi milik Anda.

Untuk mengetahui semua RAHASIA dibalik PROSES cinta dan romansa, Agan bisa mengikuti terus postingan postingan dari saya setiap harina, kalau gagal baca ulang lagi dan praktekan lagi, dan terus mengulang sampai agan semua menjadi seorang pria idaman bagi diri sendiri, keluarga, kekasih agan dan bisnis agan Dengan mengetahui semua pola tersebut, maka Agan bisa menciptakan sebuah STRATEGI yang efektif untuk memenuhi tujuan agan mendapatkan kekasih impian. Dengan mempelajari RAHASIA tersebut, Agan bisa menciptakan, membina, dan mempertahankan cinta agar tetap terjaga terlepas dari kebosanan dan kejenuhan, dalam sebuah hubungan, segitu dulu gan postingan hari ini semoga pagi ini pagi yang baik untuk beraktifitas selepas libur panjang yang telah dilewati

Salam Cinta
Tips Cinta dan Romansa

(Lukman Media Presindo)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s